Blitar – Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar telah menyelenggarakan Sidang AD/ART sebagai momentum strategis dalam menyusun peta jalan organisasi. Sidang yang dihadiri oleh pengurus aktif, perwakilan angkatan, dan dewan pembina ini secara khusus membahas penyempurnaan kerangka kelembagaan HMM guna menjawab tantangan perkembangan zaman.
Agenda Utama Sidang
Sidang berfokus pada empat pilar utama:
- Pembaruan Anggaran Dasar (AD): Penyesuaian landasan filosofis dan visi organisasi sesuai dinamika internal-eksternal.
- Revisi Anggaran Rumah Tangga (ART): Penyempurnaan struktur operasional, mekanisme kepengurusan, dan tata kelola program kerja.
- Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan Tahunan: Evaluasi capaian program serta penyusunan rekomendasi peningkatan kualitas kegiatan.
- Penjaringan Kandidat Ketua dan Wakil Ketua HMM Periode Selanjutnya: Identifikasi pemimpin baru yang berintegritas melalui proses demokratis.
Mewujudkan Organisasi yang Lebih Adaptif dan Akuntabel
Melalui diskusi partisipatif, sidang menghasilkan sejumlah inisiatif progresif:
- Penguatan fungsi pengawasan melalui sistem check and balance antar-divisi.
- Integrasi prinsip transparansi keuangan dalam mekanisme pelaporan.
- Penyusunan roadmap kegiatan berbasis kompetensi teknis dan kebutuhan industri.
- Peningkatan kolaborasi dengan alumni dan stakeholder eksternal.
Bapak Abrianto Akuan, S.T., M.T. selaku Kaprodi Teknik Mesin sekaligus Pembina HMM, menekankan: “Reformasi AD/ART bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen kolektif untuk membangun organisasi yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan mahasiswa.”
Dampak Jangka Panjang
Sidang ini menjadi fondasi penting bagi:
🔹 Regenerasi kepemimpinan yang berkualitas.
🔹 Optimalisasi peran HMM sebagai wadah pengembangan soft skill dan keprofesian.
🔹 Peningkatan sinergi antara program kerja himpunan dengan kurikulum prodi.
🔹 Penguatan identitas mahasiswa Teknik Mesin UNU Blitar di kancah regional/nasional.
Penutup
HMM UNU Blitar menegaskan tekadnya untuk terus berbenah melalui tata kelola organisasi yang modern dan berkelanjutan. Semua perubahan yang dirumuskan dalam sidang ini diarahkan untuk menciptakan ekosistem kemahasiswaan yang dinamis, relevan dengan perkembangan teknologi, dan mampu melahirkan pemimpin masa depan yang unggul.












Tinggalkan komentar