Blitar – Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jejaring strategis, Program Studi Teknik Mesin Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar secara aktif berpartisipasi dalam Forum Wilayah VIIA (FORWIL VIIA). Forum ini menjadi wadah vital bagi perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur untuk bersinergi, berbagi inovasi, dan menyusun strategi pengembangan pendidikan tinggi yang berkelanjutan.
Forum Wilayah VIIA merupakan forum mahasiswa mesin yang terdapat pada wilayah VIIA. Berdiri pada 28-30 September saat Musyawarah Nasional FMMI ke-9, di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Berawal dari Forum VII yang memiliki cakupan luas dan banyak yang terkendala jarak, maka terbentuklah wilayah VIIA dan VIIB. Dengan wilayah VIIA mencakup Malang, Jember, Ponorogo sampai Banyuwangi. Dan wilayah VIIB mencakup Bali, Lombok, dan Sumbawa.
Tata letak wilayah VIIA yakni Pacitan, Ponorogo, Magetan, Madiun, Trenggalek, Tulungagung, Kediri, Jombang, Blitar, Pasuruan, Malang, Probolinggo, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi.
Forum Wilayah VIIA memiliki 3 Subwilayah yaitu PM3 (Persatuan Mahasiswa Mesin Malang), KBMMJB (Keluarga Besar Mahasiswa Mesin Jember Banyuwangi), FKMMJS (Forum Komunikasi Mahasiswa Mesin Jatim Sekalatan)
Keikutsertaan dalam FORWIL VIIA membuka akses luas bagi mahasiswa Teknik Mesin UNU Blitar untuk:
- Mengikuti seminar, workshop, dan program pelatihan berskala regional.
- Menjalin kemitraan riset dengan perguruan tinggi terkemuka di Jawa Timur.
- Memperkuat daya saing lulusan melalui kurikulum yang relevan dengan pasar kerja.
- Mendorong publikasi karya inovatif mahasiswa dalam jejaring akademis yang lebih luas.
Arah Ke Depan: Kolaborasi yang Berkelanjutan
Prodi Teknik Mesin UNU Blitar akan terus memanfaatkan forum ini sebagai platform strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan teknik mesin yang unggul. Dukungan seluruh sivitas akademika—dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan—menjadi fondasi utama dalam mewujudkan visi tersebut.












Tinggalkan komentar